KEDIRI – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara Wisuda Al-Qur’an dan Pelepasan Angkatan XII SMPIT Bina Insani Kota Kediri yang digelar pada Rabu, 13 Mei 2026 di Lotus Garden Hotel Kediri. Sebanyak 26 siswa kelas IX yang tergabung dalam Angkatan XII dengan nama angkatan “DWIDASA” resmi dilepas dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Kegiatan Wisuda ini menjadi momen penting bagi para siswa setelah menuntaskan masa belajar mereka di jenjang SMP. Acara turut dihadiri oleh orang tua wali murid, dewan guru, pengurus dan pembina Yayasan Bina Insani, serta Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Kediri.
Sejak awal acara, suasana sudah terasa semarak melalui praacara yang menampilkan beragam pertunjukan siswa. Tari tradisional, hadrah, dan pencak silat menjadi pembuka yang memukau para tamu undangan. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menunjukkan hasil pembinaan bakat dan karakter yang selama ini dikembangkan di SMPIT Bina Insani Kota Kediri.
Memasuki acara inti, kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars JSIT Indonesia. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta berdiri memberikan penghormatan.
Sambutan pertama disampaikan oleh Dr. Imron Muzakki, M.Psi., selaku Pembina Yayasan Bina Insani. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas perjuangan para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik, serta berharap nilai-nilai Al-Qur’an yang telah dipelajari dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Kediri, Nining Solekah, S.Pd., juga memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi kepada SMPIT Bina Insani Kota Kediri yang dinilai berhasil membina siswa tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan nilai keislaman.
Puncak acara dimulai saat Kepala SMPIT Bina Insani Kota Kediri, Siti Nur Atikah, S.Si., menyampaikan laporan sekaligus secara resmi melepas 26 wisudawan Angkatan XII. Dalam momen tersebut, beliau menyerahkan kembali tanggung jawab pendidikan kepada orang tua siswa setelah tiga tahun proses pembelajaran di sekolah.
Momen menyentuh dalam acara Wisuda SMPIT Bina Insani Kota Kediri terjadi saat pemutaran video kaleidoskop perjalanan siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Banyak siswa dan orang tua tampak menitikkan air mata mengenang perjalanan selama tiga tahun.
Prosesi kirab wisudawan menjadi momen yang paling dinanti. Para siswa memasuki ruangan dengan didampingi wali kelas Labibah Nur Huwaida, S.Psi., diiringi lantunan sholawat Busyro yang menambah suasana haru. Para wisudawan kemudian duduk di barisan terdepan yang telah disiapkan.
Satu per satu siswa dipanggil ke atas panggung untuk menerima prosesi wisuda. Pada kesempatan itu, capaian hafalan Al-Qur’an masing-masing siswa dibacakan di hadapan seluruh tamu undangan. Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para orang tua yang menyaksikan langsung capaian anak-anak mereka.
Di atas panggung, para wisudawan menerima kalung wisuda yang dikalungkan langsung oleh Kepala Sekolah. Selanjutnya, pin kelulusan disematkan oleh Ketua Yayasan Bina Insani Kediri, Yudi Prasetyo, S.Sos., M.M. Prosesi tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Usai prosesi wisuda, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta persembahan lagu dan puisi dari para wisudawan. Dalam penampilan tersebut, para siswa menyampaikan ungkapan terima kasih kepada orang tua dan guru yang telah membimbing mereka selama ini.
Namun, momen paling mengharukan terjadi ketika para wisudawan turun dari panggung dan menghampiri orang tua masing-masing. Tangis haru tidak dapat terbendung saat siswa dan orang tua saling berpelukan. Banyak di antara mereka yang larut dalam suasana penuh emosional, sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui bersama.
Salah satu bagian penting dalam acara ini adalah pemberian Bina Insani Award kepada siswa berprestasi. Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori, yaitu Terbaik Akademik, Terbaik Non Akademik, Capaian Tahfidz Terbaik, serta Terbaik Karya Tulis Ilmiah. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekolah terhadap kerja keras dan prestasi siswa selama menempuh pendidikan.
Acara kemudian ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan wali murid, Sri Wulandari, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru dan pihak sekolah atas dedikasi dalam mendidik serta membimbing siswa hingga lulus dengan baik.
Sebagai penutup, wali murid juga menyerahkan kenang-kenangan kepada pihak sekolah sebagai simbol apresiasi dan kenangan atas kebersamaan selama tiga tahun.
Dengan terselenggaranya Wisuda Al-Qur’an dan Pelepasan Angkatan XII SMPIT Bina Insani Kota Kediri, sekolah kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kedekatan dengan Al-Qur’an. Acara ini menjadi penanda akhir perjalanan di SMP sekaligus awal langkah baru para lulusan menuju jenjang pendidikan berikutnya dengan harapan dan cita-cita yang lebih tinggi.
Haru Warnai Wisuda Angkatan XII SMPIT Bina Insani Kota Kediri di Lotus Garden Hotel
KEDIRI – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara Wisuda Al Qur’an dan Pelepasan Angkatan XII SMPIT Bina Insani Kota Kediri yang digelar pada 13 Mei 2026 di Lotus Garden Hotel Kediri. Sebanyak 26 siswa kelas IX yang tergabung dalam Angkatan DWIDASA resmi dilepas setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun.
Acara wisuda ini dihadiri oleh orang tua siswa, dewan guru, pengurus Yayasan Bina Insani, pembina yayasan, serta pengawas SMP dari Dinas Pendidikan Kota Kediri. Kehadiran para tamu membuat suasana semakin khidmat dan penuh makna.
Sejak awal acara, suasana sudah dibuat hangat dengan penampilan pra acara berupa tari, hadrah, dan pencak silat. Penampilan ini sukses memukau para tamu undangan dan menjadi pembuka yang meriah sebelum acara inti dimulai.
Acara resmi dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars JSIT Indonesia. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh perwakilan yayasan dan pengawas sekolah yang memberikan apresiasi atas capaian siswa SMPIT Bina Insani Kota Kediri.
Kepala sekolah, Siti Nur Atikah, S.Si., dalam laporannya menyampaikan rasa bangga atas capaian siswa Angkatan XII yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik, termasuk capaian tahfidz Al-Qur’an yang menjadi kebanggaan sekolah.
Momen paling menyentuh dalam acara Wisuda SMPIT Bina Insani Kota Kediri terjadi saat pemutaran video kaleidoskop perjalanan siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Banyak siswa dan orang tua tampak menitikkan air mata mengenang perjalanan selama tiga tahun.
“Tidak terasa anak-anak sudah sampai di titik ini,” ujar salah satu orang tua dengan haru.
Prosesi wisuda kemudian berlangsung satu per satu. Para siswa dipanggil ke panggung untuk menerima kalung wisuda dari kepala sekolah dan pin kelulusan dari Ketua Yayasan Bina Insani Kediri. Sebelum naik ke panggung, mereka melakukan kirab masuk ruangan dengan diiringi sholawat Busyro.
Setelah prosesi utama, acara dilanjutkan dengan foto bersama, penampilan lagu dan puisi dari siswa, serta momen perpisahan antara siswa dan orang tua yang berlangsung penuh haru. Tangis bahagia tak terbendung saat siswa akhirnya memeluk orang tua masing-masing.
Acara juga memberikan penghargaan Bina Insani Award untuk kategori terbaik akademik, non akademik, tahfidz terbaik, dan KTI terbaik. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas prestasi siswa selama menempuh pendidikan.
Sebagai penutup, perwakilan wali murid Sri Wulandari, S.Pd., M.Pd. menyampaikan kesan dan pesan, serta menyerahkan kenang-kenangan kepada pihak sekolah.
Kegiatan Wisuda Al Qur’an SMPIT Bina Insani Kota Kediri ini menjadi momen penting yang tidak hanya menandai kelulusan siswa, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara sekolah, siswa, dan orang tua.